Manfaat Laporan Keuangan Perusahaan dan Contoh Membuatnya

Manfaat Laporan Keuangan Perusahaan dan Contoh Membuatnya

by Softansi.id
15 Mei 2024

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, laporan keuangan memiliki peran vital dalam mengukur kesehatan finansial perusahaan. Laporan ini bukan hanya sebagai alat untuk memantau aliran kas, tetapi juga sebagai panduan dalam pengambilan keputusan strategis. Dengan memahami manfaat laporan keuangan dan cara membuatnya, perusahaan dapat merencanakan masa depan dengan lebih efektif dan efisien.

Kurangnya Transparansi dan Pemantauan

Salah satu masalah utama yang dihadapi banyak perusahaan adalah kurangnya transparansi dan pemantauan keuangan yang baik. Tanpa laporan keuangan yang akurat, perusahaan bisa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi masalah keuangan sejak dini, yang dapat mengarah pada keputusan bisnis yang salah.

Risiko Keuangan dan Keputusan yang Buruk

Kurangnya pemantauan keuangan yang efektif dapat menyebabkan sejumlah masalah serius. Perusahaan bisa saja mengalami kebocoran kas, investasi yang tidak menguntungkan, atau bahkan menghadapi risiko kebangkrutan. Keputusan bisnis yang buruk sering kali diambil berdasarkan data yang tidak akurat atau tidak lengkap, yang pada akhirnya merugikan perusahaan dalam jangka panjang.

Manfaat Laporan Keuangan

1. Meningkatkan Transparansi

Laporan keuangan memberikan gambaran yang jelas dan transparan mengenai kondisi keuangan perusahaan. Ini mencakup laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas yang memberikan informasi mendetail tentang pendapatan, beban, aset, dan kewajiban perusahaan.

2. Membantu Pengambilan Keputusan

Dengan memiliki data keuangan yang akurat, manajemen dapat membuat keputusan yang lebih tepat. Misalnya, laporan keuangan dapat membantu menentukan apakah perlu melakukan ekspansi, mengurangi biaya, atau mencari sumber pendanaan baru.

3. Memudahkan Akses ke Pendanaan

Investor dan kreditur biasanya membutuhkan laporan keuangan untuk menilai kesehatan finansial perusahaan sebelum memberikan investasi atau pinjaman. Laporan keuangan yang solid dan transparan meningkatkan kepercayaan mereka, sehingga perusahaan lebih mudah mendapatkan dana tambahan.

4. Memantau Kinerja dan Efisiensi

Laporan keuangan memungkinkan perusahaan untuk memantau kinerja dan efisiensi operasional secara berkala. Dengan analisis yang tepat, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan melakukan tindakan korektif secepat mungkin.

Cara Membuat Laporan Keuangan Perusahaan

Membuat laporan keuangan memerlukan pemahaman mendalam tentang komponen utama yang harus disertakan. Berikut adalah langkah-langkah dan contoh dalam menyusun laporan keuangan perusahaan.

Langkah 1: Kumpulkan Data Keuangan

Langkah pertama adalah mengumpulkan semua data keuangan perusahaan. Ini termasuk pendapatan, biaya, aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik. Pastikan semua transaksi dicatat dengan benar dalam buku besar.

Langkah 2: Buat Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Mulailah dengan mencatat semua sumber pendapatan perusahaan selama periode tertentu. Misalnya, jika perusahaan menjual produk atau layanan, catat total penjualan bersih setelah dikurangi diskon dan retur.

Beban

Catat semua beban yang dikeluarkan selama periode tersebut, seperti biaya bahan baku, gaji karyawan, sewa, utilitas, dan biaya operasional lainnya.

Menghitung Laba Bersih

Kurangi total beban dari total pendapatan untuk mendapatkan laba bersih. Rumusnya adalah:

Laba Bersih=PendapatanBeban

Langkah 3: Susun Neraca

Aset

Catat semua aset perusahaan yang terbagi menjadi aset lancar (kas, piutang, persediaan) dan aset tetap (tanah, bangunan, peralatan).

Kewajiban

Catat semua kewajiban perusahaan, yang juga terbagi menjadi kewajiban lancar (utang dagang, utang pajak) dan kewajiban jangka panjang (utang bank, obligasi).

Ekuitas Pemilik

Catat nilai ekuitas pemilik, yang mencakup investasi awal dan laba ditahan. Rumus dasar neraca adalah:

Aset=Kewajiban+Ekuitas

Langkah 4: Buat Laporan Arus Kas

Arus Kas Operasional

Catat semua aliran kas masuk dan keluar dari aktivitas operasional seperti penjualan produk, pembayaran pemasok, dan biaya operasional lainnya.

Arus Kas Investasi

Catat semua arus kas yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan aset tetap serta investasi lainnya.

Arus Kas Pendanaan

Catat semua arus kas yang berkaitan dengan pendanaan, seperti penerimaan pinjaman dan pembayaran dividen.

Contoh Laporan Keuangan

Laporan Laba Rugi


Laporan keuangan adalah alat yang sangat penting dalam dunia bisnis. Dengan menyusun laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, perusahaan dapat meningkatkan transparansi, membuat keputusan yang lebih baik, dan memudahkan akses ke pendanaan. Selain itu, pemantauan kinerja dan efisiensi operasional juga menjadi lebih mudah. Dengan memahami manfaat dan cara membuat laporan keuangan, perusahaan dapat lebih siap menghadapi tantangan bisnis dan meraih kesuksesan jangka panjang.

Rp 277.500
per bulan/outlet *termasuk PPN / belum termasuk add-on

Satu aplikasi lengkap untuk semua usaha Anda.

  • Semua Fitur
  • Per database
  • 1x User
  • 1x Outlet
  • Gratis 30 Hari
  • Gratis Konsultasi

+ Rp 22.200/ tambahan pengguna/ bulan

Jalankan Bisnis Anda lebih Mudah dan Cepat dengan Software Akuntansi Accurate Online

Tersedia paket 1 Tahun Hemat Rp 444.000. Cek di sini